“The Humanoid” (Chapter 2)

“The Humanoid” | CrimsonEmerald| romance, sci-fi (science fiction), fantasy| PG+15|Seohyun & Kyuhyun|Really inspired by Automata film.

10250235_838540849533263_7036866181123266930_n

Credit cover by Ken@Cover Fanfiction Art

.

.

.

“I don’t own all characters, and I have’nt any profit from this story except a fun …”

.

.

.

WARNING: Science fiction! Non logic, setting future life, human robot romance, dan penjelasan fiksi ilmiah yang butuh pemikiran.

 

SEKALI TOLONG JANGAN BACA JIKA KAMU TIDAK TERTARIK DENGAN SAINS!

 

Jangan heran kalau sains yang dijelaskan di sini tidak masuk akal, karena ini hanya imajinasi author semata dan belum melalui pembuktian apapun.

 

|ch. 2|

Salah satu pekerjaan yang masih sulit kulakukan adalah melepas pakaian.

Ruang di kursi roda yang cukup sempit, membuat pergerakanku menjadi sulit. Namun, aku harus tetap melakukannya. Sebagai manusia aku perlu mandi untuk menyegarkan diri. Dan aku tak mungkin meminta bantuan Kyuhyun untuk melakukan hal ini. Bagaimanapun juga dia seorang pria. Ah, maksudku humanoid berjenis pria. Memalukan sekali jika aku sampai meminta bantuan Kyuhyun untuk melepas semua pakaianku.

Setelah berkutat untuk melepaskan satu-persatu kain yang membalut tubuhku, akhirnya aku bisa segera mandi dan berendam. Aku menyentuh air bak mandi dengan ujung jariku, rasanya benar-benar hangat.

Kedua tanganku bertumpu di pegangan kursi roda, aku mencoba menyeret tubuhku ke dalam bak mandi. Kakiku tak bisa digerakkan sama sekali. Sejak lahir, kakiku sudah mati rasa. Aku mengalami cacat permanen yang takkan bisa diobati lagi.

Saat sedang menyeret tubuhku dengan perlahan, tiba-tiba tangan kananku tergelincir dari pegangan. Tumpuanku terlepas, aku terjatuh dengan keras. Berdebam di atas lantai marmer kamar mandi yang licin. Aku mengerang, seiring rasa sakit yang mulai menyerang. Sepertinya sendiku mengalami pergeseran, beruntung tidak sampai patah tulang.

Aku mencoba bangkit dengan bertumpu di tangan kiri. Lenganku gemetar karena tak sanggup menopang berat tubuhku. Lagi-lagi terjatuh, dengan refleks aku mengaduh. Rasanya sekarang lebih menyakitkan. Terlebih tak ada selembarpun pakaian yang melekat di badanku. Tubuhku terkena efek benturan secara langsung. Dan itu sama sekali tidak menyenangkan.

Aku mendengar suara pintu kamar mandi yang di buka. Aku tak bisa memastikan siapa, namun aku menyakininya. Hanya ada satu orang yang tersisa di rumah ini, jadi pastilah dia yang sedang menghampiriku saat ini. Pipiku menyentuh lantai marmer yang dingin. Rambutku basah, dan aku menyadari tubuhku begitu lemah. Sekujur badanku terasa sakit sekali, efek dari terjatuh dua kali.

Suamiku, Cho Kyuhyun datang menghampiriku. Dengan mudah memapah tubuhku dan menyandarkanku ke dinding kamar mandi. Rasanya memalukan sekali. Saat tatapan Kyuhyun tak lepas dari tubuh tanpa busanaku.

Tuhan, rasanya malu sekali sampai aku ingin bunuh diri.

Terkadang, meski aku tak menginginkan bantuannya. Keadaan justru membuatku membutuhkannya. Seperti sekarang, adalah saat-saat memalukan yang tak terelakkan. Sebisa mungkin aku menutupi tubuhku. Sementara Kyuhyun memeriksa luka-lukaku. Hanya sedikit lecet dan sebuah memar di lututku. Ini bukan hal yang besar. Aku sudah biasa terjatuh dari kursi roda. Meski begitu, aku belum terbiasa berhadapan dengannya saat tak mengenakan apa-apa.

Tanpa berkata apapun, Kyuhyun keluar untuk mengambil kotak P3K. Ini bukan kejadian pertama, karena sebelumnya pernah terjadi hal serupa. Setiap aku jatuh, Kyuhyun pasti akan mengobati luka-lukaku. Dengan sabar ia akan merawatku. Dan aku tak pernah terbiasa dengan perawatannya. Rasanya jantungku justru semakin terpacu dan terus bertalu-talu.

“Apa ini sakit?” Kyuhyun menekan memarku dengan jari telunjuknya. Secara otomatis aku meringis. Aku tak menyangka memarnya sesakit itu.

Dengan telaten, Kyuhyun megobati luka-luka lecetku. Kemudian, mengompres memarku dengan handuk hangat. Aku menggigit bibir bawahku, menahan ringisan yang hampir lolos dari mulutku. Kukepalkan kedua tangan untuk menahan rasa perih yang menderaku. Jatuh tanpa busana lebih menyakitkan dari terjatuh seperti biasa. Apalagi aku mendarat di atas lantai marmer yang keras.

Bicara tentang hal itu, aku hampir saja lupa jika tubuhku saat ini polos tak mengenakan apa-apa. Tapi Kyuhyun mengabaikannya begitu saja. Tubuhku sepertinya tak memegaruhinya. Ia tetap fokus untuk memberikan pertolongan pertama.

Sejujurnya, hal ini membuatku sedikit kecewa.

Apa yang bisa kuharapkan darinya? Kyuhyun adalah humanoid. Dan humanoid jelas-jelas tidak memiliki nafsu, mereka berbeda dari para manusia. Tubuhku jelas takkan memengaruhinya. Protokol permanen membuat humanoid tak memiliki nafsu dan selera. Tidak ada kesukaan dan keinginan. Aku tersenyum sedih. Fakta ini membuat lukaku menjadi lebih perih.

Ah, miris sekali rasanya. Memiliki suami humanoid, tak seindah kelihatannya.

Kadang, satu dua hal yang membuat mereka berbeda dari manusia—membuatmu merasa kecewa.

 

“Selesai.” Kyuhyun tersenyum tipis, menatapku tepat di mata. Mata hitamnya teduh dan dalam. Menenangkan tapi aku tak tahu apa yang ia pikirkan. Aku hanya mengangguk penuh terima kasih. Di saat kecewa seperti ini, tersenyum rasanya sulit sekali. Aku tidak bisa berpura-pura begitu saja. Menikah selama 2 tahun dan hidup di bawah atap yang sama, tak membuatku benar-benar memahaminya. Perilaku humanoid jelas berbeda dari manusia. Dan aku terus bertanya-tanya, menebak-nebak apa yang akan ia lakukan selanjutnya. Segala tentang Kyuhyun memerangkapku seperti sebuah enigma.

Aku terlonjak saat telapak tangan Kyuhyun yang dingin memegang punggung dan bawah lututku. Ia menggendongku, dengan hati-hati membawaku ke dalam bak mandi. Sentuhannya dingin, kulit sintetis yang membalut tangannya tidaklah kasar namun tidak juga lembut seperti kulit manusia. Seperti perpaduan di antara keduanya.

Humanoid tersusun dari rangka besi yang sanggup membawa beban-beban berat. Mengangkut seorang wanita manusia yang beratnya tak seberapa pasti sama sekali tidak masalah baginya. Aku yakin Kyuhyun sanggup melakukannya dan tidak merasakan apa-apa.

Karena ia humanoid.

Setelah mendudukkanku di dalam bak mandi, Kyuhyun menegakkan diri. Aku harus mendongak untuk menatapnya, dan ia balas memandangku dengan tatapan teduh khasnya.

“Ingin kumandikan? Kurasa tanganmu masih sakit.”

Aku menggeleng. Tak bisa kubayangkan jika Kyuhyun benar-benar memandikanku. Rasanya pasti lebih memalukan dari ini.

“Tidak perlu. Tangan kiriku baik-baik saja, aku masih bisa mandi sendiri.” jawabku berusaha terdengar biasa. Aku tak ingin ia tahu aku tengah merona. Aku memutuskan pandangan, menghindari tatapannya.

Kyuhyun tak membantah sama sekali. Ia hanya mengagguk kemudian melangkah pergi. Keluar melalui pintu kamar mandi. Setelah memastikan suara langkahnya yang kian menjauh, barulah aku mampu bernapas lega. Kutarik napas panjang demi menetralkan jantungku yang berdebar kencang.

Aku memejamkan kedua mata. Air hangat bak mandi berhasil membuatku tenang kembali. Aku berendam hingga sebatas bawah hidung, sembari menyandar di sisi bak mandi. Anganku melayang, dan seketika wajah Kyuhyun terbayang. Aku berandai-andai, jika saja Kyuhyun seorang manusia.

Akankah kejadian tadi membuatnya melakukan hal-hal tak terduga seperti laki-laki manusia lainnya?

….

Malam semakin larut. Sudah dua jam sejak aku menghabiskan makan malam dan naik ke kamar untuk tidur. Rencana awalnya memang begitu, tapi sepertinya tak teralaksana seperti yang seharusnya. Sudah kucoba untuk memejamkan mata, tetap saja aku tak bisa tidur sama sekali.

Aku termenung, menatap langit-langit kamar yang temaram. Aku menoleh ke sisiku, tempat suami humanoid-ku tengah berbaring memunggungiku. Dadanya naik turun, seperti menarik napas dengan tenang. Namun sebenarnya itu hanya salah satu dari rangkaian programnya. Humanoid memang diprogram untuk berperilaku semirip mungkin dengan manusia. Setelah melalui proses penyempurnaan yang panjang, humanoid masa sekarang berbeda dengan robot-robot masa lalu. Humanoid bergerak sealami manusia, tidak ada gerakan kaku seperti robot-robot terdahulu. Suara sintetisnya pun terdengar jernih, tidak ada kesan mesin sama sekali.

Sulit sekali bagiku untuk percaya Kyuhyun bukan manusia. Suami humanoid-ku itu hampir sempurna, kecuali kesetiaannya yang tak masuk logika. Kepatuhannya pada sang pemilik lah yang membedakan humanoid dengan manusia. Protokol permanen mengikat humanoid untuk bekerja sesuai program yang ada dalam database-nya.

Tanpa program, humanoid hanya seonggok rangka besi yang tak berguna. Terdengar menyedihkan memang.

 

Kurasa, aku dan Kyuhyun punya banyak kemiripan. Hidup kami sama-sama menyedihkan, sama-sama menjadi yang terbuang. Aku yang sejak lahir terinfeksi bahan radioaktif, harus hidup tersisihkan. Sementa Kyuhyun yang humanoid, menjadi tak berguna tanpa program manusia.

Tidakkan Tuhan sedang bermain-main dengan takdir kami berdua?

Aku menikah dengan Kyuhyun karena tak punya pilihan. Sedang Kyuhyun menikahiku karena menjadi keharusan. Kami dipertemukan dalam sebuah pernikahan semu. Dulu, kupikir aku takkan mengenal cinta sampai akhir hidupku. Karena aku tak mungkin jatuh cinta pada suamiku yang seorang humanoid.

Namun sekarang, perlahan-lahan pikiran itu mulai tergoyahkan.

Mata teduhnya, sikap lembutnya, senyum hangatnya, perhatiannya, semua tentangnya berhasil menarik atensiku. Sampai pernyataan cintanya membuatku jatuh seketika. Perasaan itu tak terbantahkan. Untuk pertama kalinya sepanjang hidupku, aku sadar telah jatuh cinta. Pada seorang humanoid yang notabene bukan manusia. Aku telah jatuh hati dan aku mencoba untuk tak peduli. Aku masih terlalu takut pada semua resiko yang akan kuterima.

Aku masih harus memastikannya, bahwa cinta yang diucap Kyuhyun bukan hanya sebuah program semata. Aku harus mencari tahu jawabannya.

Dan setelah melalui pergulatan batin yang cukup panjang, aku berhasil memejamkan mata. Berhadapan dengan punggung Kyuhyun, yang telah terprogram untuk nonaktif selama jam tidur.

Satu kali, aku pernah bermimpi mempunyai bayi. Aku akan menikah dengan manusia dan melahirkan keturunan. Pasti menyenangkan bisa memiliki anak-anak yang akan berlarian di halaman belakang. Menyaksikan mereka tumbuh dan berkembang, melewati hari tua dengan menimang cucu-cucu yang menggemaskan.

Namun, sekarang itu tak lebih dari sekedar mimpi. Menikahi Cho Kyuhyun—seorang humanoid. Berarti siap untuk tak memiliki keturunan. Sampai kapanpun aku takkan bisa melahirkan bayi-bayiku sendiri.

Mungkin tak sepenuhnya benar. Karena ada lebih dari satu cara untuk memiliki keturunan. Di jaman ini, ada banyak manusia yang menikahi humanoid dan bernasib sama denganku. Seperti salah satu tetanggaku, Kim Jong Woon. Duda yang ditinggal mati istrinya, saat melahirkan anak kedua mereka itu, menikahi humanoid bernama Taeyeon. Yang telah mendampinginya selama 10 tahun.

Dalam hal ini, pasangan Jong Woon dan Taeyeon takkan bisa memiliki keturunan. Karena pihak wanitanya adalah humanoid, yang artinya takkan bisa melahirkan. Lagipula Jong Woon dan Taeyeon hidup bahagia dengan merawat kedua anak buah pernikahan Jong Woon yang terdahulu.

Tapi adalah hal yang berbeda berlaku untukku. Aku adalah pihak wanita manusia, hanya pihak pria. Yaitu Kyuhyun yang seorang humanoid. Artinya kami masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan keturunan.

Kloning Jaringan, adalah teknik reproduksi aseksual yang dipatenkan oleh seorang ilmuwan 150 tahun yang lalu. Teknik ini mampu diaplikasikan pada manusia, dan dikembangkan berdasarkan teori totipotensi yang menyatakan: bahwa setiap sel memiliki kemampuan untuk berkembang menjadi individu baru.

 

Teknik ini menggabungkan dua teknik reproduksi aseksual terdahulu yang diterapkan pada tumbuhan dan hewan; yaitu kloning dan kultur jaringan. Hal ini dilakukan untuk mengatasi sifat totipotensi manusia yang lebih rendah dibanding tumbuhan dan hewan.

Berkat teknik ini, kini semua pasangan wanita manusia dan pria humanoid di dunia berkesempatan untuk memiliki keturunan.

Pertama-tama, kloning pada manusia dilakukan dengan cara menumbuh kembangkan inti sel tubuh pria yang dimasukkan ke dalam sel telur wanita yang telah dibuang intinya. Jika pada manusia inti sel tubuh ini disebut inti somatis, maka pada humanoid inti sel tubuh ini disebut inti humanotis.

Selanjutnya, inti diploid (inti sel ganda) yang dihasilkan akan dikembangkan sehingga mengalami pembelahan dan menjadi embrio (jabang bayi). Embrio (jabang bayi) ini tidak akan berkembang di dalam rahim, melainkan melalui medium/ media khusus yang bebas dari mikroorganisme. Karena perkembangan embrio (jabang bayi) selanjutnya akan dilakukan melalui tahap kultur jaringan.

Rumit dan melalui proses yang panjang. Adalah salah satu kelemahan dari teknik kloning jaringan. Melalui teknik ini, embrio (jabang bayi) akan berkembang menjadi bayi sepenuhnya dalam waktu 12 bulan. Terlambat 3 bulan dari embrio (jabang bayi) yang melalui proses kehamilan. Selain itu, bayi yang dihasilkan melalui teknik ini rentan mengalami kegagalan atau kematian. Karena medium steril yang digunakan dalam teknik ini jelas-jelas berbeda dari rahim wanita manusia.

Lagipula tidak ada ciptaan manusia yang benar-benar sempurna, bukan?

Kyuhyun menuangkan segelas teh hangat untukku, meletakkan piring sarapan berisi telur goreng dengan daging asap buatannya. Di rumah ini, hanya Kyuhyun yang bisa memasak. Karena cacat membuatku terbatas dalam memasak. Padahal, Kyuhyun sendiri tidak makan. Humanoid sepertinya tidak memerlukan makanan. Sehari-hari Kyuhyun hanya memerlukan energi dari sinar matahari atau aliran listrik. Pengisian energi pada humanoid memiliki konsep yang sama dengan pen-charger an dan panel surya. Selain itu, humanoid seperti Kyuhyun juga memerlukan cairan zestful yang harus disuntikkan setiap 3 bulan sekali. Cairan berwarna hijau kebiruan itu memiliki kegunaan yang sama dengan oli pada mesin bermotor. Kau pasti bisa membayangkannya.

“Kenapa tidak makan?” Kyuhyun memandangku penuh tanya, karena aku belum juga menyentuh makananku. Aku hanya diam, menatap asap keperakan yang menguar tipis dari daging asap yang baru ia goreng untukku.

“Kyuhyun.” Aku memanggilnya tiba-tiba, ia masih belum memutus pandangannya padaku.

“Apa kau pernah kepikiran untuk memiliki keturunan?” Aku bertanya, Kyuhyun lantas mengerutkan alisnya.

“Sejujurnya aku tidak pernah memikirkannya. Hal itu tidak ada dalam programku.” Kyuhyun menghembuskan napas panjang, kemudian duduk di hadapanku. “Apalagi kau tahu… kita berbeda. Akan sangat sulit memiliki keturunan melalui teknik kloning jaringan. Dan lagi persentase keberhasilannya hanya 20%.” Kyuhyun terdengar pasrah, ia memaksakan sebuah senyum kecil di sudut bibirnya. Tatapan dalamnya nampak terluka. Entah bagaimana, saat ini aku merasa seperti sangat memahaminya. “Kita tidak punya kesempatan sebesar itu, Hyunie.” ucapnya sangat lembut, menggetarkan hatiku.

Ketika ia memanggilku dengan sebutan Hyunie, itu artinya ia sangat serius kali ini. Aku tersenyum sedih. Jawabannya terasa menamparku pada realita, pada fakta yang kami hadapi berdua. Tiba-tiba aku merasa sangat kecewa. Meski punya pilihan, kurasa kami tak punya keberhasilan sebesar yang aku pikirkan.

Apa yang selama ini kuhayalkan?

Bagaimana bisa malam tadi aku bermimpi tengah menimang seorang bayi laki-laki yang sangat mirip dengan Kyuhyun? Meski masih memiliki kesempatan, keberhasilan teknik kloning jaringan sangat kecil sekali. Hanya segelintir pasangan yang berhasil mendapatkan keturunan, sepanjang 150 tahun sejak teknik ini dipatenkan.

“Apa kau menyesal?” bisik Kyuhyun sangat pelan.

Sekuat tenaga aku menahan agar mataku tak berkaca-kaca. Meski hatiku terasa sakit, lebih sakit dari memar di lututku karena terjatuh malam tadi. Lagi-lagi takdir seakan mempertemukan kami dalam sebuah kebetulan. Kebetulan akan sebuah fakta yang menyakitkan. Jikalau tak ada Kyuhyun di sini, di sisiku saat ini. Mungkin aku takkan bisa bertahan lebih lama lagi.

“Aku tak tahu ….” bisikku jujur padanya. Kyuhyun tersenyum tipis, senyum yang tak mencapai matanya. Senyum yang berbeda dari senyum khasnya.

Aku tak tahu, apakah ini hanya halusinaksiku semata atau efek dari mataku yang berkaca-kaca.

Tapi, ekspresi Kyuhyun saat ini. Wajah Kyuhyun saat mendengar jawabanku; ia tampak kecewa.

 

‘Memangnya humanoid bisa merasa kecewa?’—batinku bertanya saat itu juga. Dan sepersekian detik kemudian, aku tak berhasil menemukan jawabannya.

.

.

.

.

Bersambung~

 

Catatan cerita: (i) Pertama kemarin ada yang nanya Kyuhyun apakah dia manusia? Jawabannya Kyuhyun di fict ini 100% humanoid, jadi 0% kemungkinan dia ganti peran jadi manusia :v (ii) Apakah SeoKyu bisa memiliki keturunan? Jawabannya ada di dalam chapt ini, kalian pasti sudah tahu. (iii) Terus ada yang minta jangan berat-berat konfilknya. Duh, maaf ya gak bisa jamin. Makanya aku kasih warning, kalo kamu kurang suka. Silakan klik ‘back’ secepatnya. ^^ (iv) Apa Seohyun mencintai Kyuhyun? Jawabannya ya, tapi masih belum mengakuinya. (v) Kyuhyun itu beneran cinta atau cuman program? Jawabannya, itulah inti cerita yang akan author bahas dalam fict ini. Jadi gak mungkin author beri jawabannya sekarang karena nantinya bakal gak seru lagi /plak/ (vi) Apakah fict ini versi SeoKyu dari film Automata? Jawabannya adalah TIDAK. Author hanya terinspirasi, dan itu berbeda dari memodifikasi cerita. Cerita di sini MURNI hasil imajinasi author semata. Kalau tidak percaya silakan tonton film-nya. (vii) Apakah Kyuhyun diciptakan oleh Seohyun? Jawabannya, tidak. Karena humanoid pertama diciptakan oleh ilmuwan sebelum Seohyun. Seohyun hanya memodifikasi beberapa program dalam database Kyuhyun. (viii) Ada yang minta Seohyun supaya bikin kaki palsu. Saranmu akan kupertimbangkan, oke? ^^ (ix) Ada yang tanya gimana nasib Kyuhyun kalau seandainya Seohyun mati, karena dia manusia. Jawabannya akan di ungkap di chapter-chapter selanjutnya ^^ (x) Seohyun kan lumpuh, kok masih bisa ngerasa sakit? Aku ada jawaban secara ilmiahnya, tapi ini ilmiah yang sedikit dibumbui karangan alias science-fiction 😛 /tjiah bahasa lu mah/ #ditabok Itu karena bahan radioaktif yang menginfeksi Seohyun sejak lahir hanya menyerang sel saraf motorik. Sel saraf motorik ini berfungsi sebagai pemicu dan pengendali gerak otot. Karena yang diserangnya adalah sel saraf motorik untuk otot kaki, otomatis sel saraf ini mengalami degenerasi sehingga Seohyun tidak bisa menggerakkan kakinya alias mengalami kelumpuhan. Sementara sel saraf sensoriknya masih berfungsi dengan baik. Sel saraf sensorik sendiri bertugas untuk menerjemahkan impuls sensorik menjadi sensasi. Misalnya sensasi rasa sakit. Makanya Seohyun masih bisa merasakan sakit akibat memar di kakinya meskipun dia lumpuh. Semoga mengerti ya~ X”D (xi) Bagaimana bisa Kyuhyun cinta ama Seohyun tapi dia gak punya nafsu? Jawabannya bisa. Kalau manusia, mungkin cinta selalu dibarengi dengan nafsu. Dan humanoid berbeda. Humanoid tidak akan pernah memiliki nafsu karena protokol permanen. Tapi cinta masih misteri. Soalnya cinta bisa masuk emosi, yang diatur oleh af (artificial feeling/ perasaan buatan), tapi mencintai butuh kesadaran diri dan itu melanggar protokol permanen. Jadi cinta itu masih separo-separo dan Seohyun masih mencari tahu jawabannya. Jawaban lengkapnya akan diungkap di akhir cerita 🙂

Okey, semoga catatan di atas mampu menjawab sebagian pertanyaan kamu ya ^^ Terima kasih banyak atas respon positif yang kalian berikan atas cerita ini. Awalnya takut juga sih aku bikin yang beginian. Soalnya porsi science-fiction sama romance dalam cerita ini hampir seimbang. Aku takut kalian malah bosen bacanya. Jika ada pertanyaan lagi silakan ditanyakan di komentar, mungkin aku bisa menuntaskan rasa penasaran kalian 🙂

.

.

.

.

Tolong tuangkan unek-unek kalian dalam kolom komentar ya? ^^ Komentar kalian menjadi semangat bagiku untuk terus melanjutkan fict ini~

Iklan

37 respons untuk ‘“The Humanoid” (Chapter 2)

  1. uh~ aku juga mau tanya ah~
    kalok seo udah tua kyu awet muda dong? kkk~ kayak vampire”
    hm~ kasian seokyu gk bisa dpt keturunan tapi kyu special ya? perasaan dia bner” kyk manusia
    kerennnn

  2. yeeyyy chapter 2 udah dipost 🙂 aduh jd ikut sedih ma kehidupan seokyu 😦 pernikahan mereka berbeda dg manusia normal dan seonnie pengin punya aegi dr kyuppa tp gk bs coz kyuppa itu humanoid.ditunggu next partnya imouto-chan 🙂 😉 😀 ❤ ❤ ❤

  3. dan aku gabisa ngomong apa2 lah sumpaaahh.. ahhh mau gemes jg gimana. yg bikin penasaran tuh cuman perasaan kyuhyun. akankah kyu bener2 seperti layaknya seorang manusia saat mencintai seohyun nanti? trus itu diakhir apa bener kyu udah bisa ngerasain perasaan kecewa? kalau iya, ya berarti kyu sama manusia udah mirip sekali dong ya. dan tolong pertimbangin jg dooong buat suatu keajaiban dg adanya keturunan sekalipun kalau seo nantinya gabisa dp kaki palsu karna diawal critamu udah dipatenkan kalo seo cacat permanen.. pokoknya ditunggu pasti yaa kelanjutannya~~~ fighting fighting!!^^

    1. saranmu di tampung ya~ 😉 aku punya banyak rencana plot twist untuk ending mereka X”D biar gak ketebak lah. lagian perasaan Kyuhyun itu inti cerita dalam fict ini, jadi diungkap di akhir cerita pas ending mereka 🙂

  4. Kyuhyun kecewa beneran?? Berharap banget kyuhyun beneran suka sama seohyun, kasian unnie ku 😢 mana pengen punya anak tapi kan kyu bukan manusia
    Cepet dilanjutin ya thor 🙂

  5. kyaaaa lagi² aku gak bisa komentar hik hik maap ya.. entah knp semenjak ukk hilang sudah mood ku entah kemana ! mungkin mau jadi bang toyib kali ye gk balik² #kenapa curhat sih# #maklum suka jebol gitu# #akibattemenjauhsemua #abaikan #pipit no mendokusai
    hoho si humanoid gembul gw penasaran sama lu benetan =D
    teruss mau komen apalagi ya bingung.. yg jelas aku suka sama ff kaya gini.. #akibat baca cerita love theory di wattpad -_- aaaaa lucky farlone kangen masa#
    #ABAIKANTHOR
    ok ok balik kecerita tapi jujur aku gk tau mau komen apa.. malah komen gak jelas kaya gini yg gak ada manfaatnya sekali lagi maap ='( gomen ne =D
    yg jelas neomu daebak (y) dattebayo \^^

  6. sempat binggung di bagian proses pembuatan baby antara manusia dan humanoid.
    aku mau tanya klau manusia bkin bayi tabung kan pkai sel telur induk dan sel sperma pria.
    jdi klau di fict ini sel telur dri wanita di ambil lalu klau untuk humanoid di ambil apanya?
    dan coba dong bkin ada baby seokyu pnasaran bgaimana kehidupan seokyu dengan baby nya ngebyangin pnya eomma rl manusia dan app humanoid sru kya nya.

    dan seo kan orng pintr knpa nggk coba bkin kaki palsu kya saran orang lain hehehehw

    1. kalo humanoid gak bisa pake bayi tabung, soale humanoid kagak ada sel spermanya :v jadi pake kloning jaringan, karena pake inti sel tubuh si humanoid. inti sel tubuhnya itu diambil dari zetsful dan chip database nya /ngarang nih/ XD

  7. oh jadi seohyun tetep punya kaki cuman lumpuh yeeeee. kazihan pakek kursi roda terus. bener tuh dibuatkan kaki palsu kan udah canggih. aku bacanya ngefeel banget keluar air mata waktu scene seomma pengen punya bayi

  8. Huaaa aku udah baca chapter 1 nya di mcls dan chapter 2 nya di blog pribadi authornya haha aku lagi iseng nyari2 ff seokyu eh bertemu dengan blog ini dan tiba2 ada humanoid chap 2 sumpahhh keren banget feelnya dapet pas seohyun bayangin mau punya anak :’ emmm kyuhyun itu salah progrram yah :3 abisnya perasaan dia pure bener2 kaya manusia bikin yang jones kya aku bayangin punya pacar humanoid yang bener2 setia *ngelantur* ._.v tapi asli ini keren banget …

  9. keren eon.. meskipun banyak bahasa” apalah” itu tp ttp keren lah. Rada nyesek juga sih ya jadi seo, dia merasa kecewa terus karna dia tau kalo kyuhyun gak akan pernah bisa ngertiin perasaannya.. 😦 next next.. ^_^

  10. Next part tag ya..
    kl lumpuh bisa ngerasain sakit dikakinya?? ‘-‘
    Wahh penasaran bgt gmna jadinya kl kyuhyun suka sm seohyun..

    1. okey, aku udah dapet penjelasan ilmiahnya 🙂 hehehe mengapa seohyun masih bisa merasakan sakit di kakinya padahal dia lumpuh. Itu karena bahan radioaktif yang menginfeksi Seohyun sejak dalam kandungan itu, hanya menyerang atau merusak sel saraf motorik yang bertugas untuk mengendalikan otot-otot di kakinya. Sementara sel saraf sensorik nya masih berfungsi dengan baik. Dan sel saraf sensorik ini yang bertugas untuk menerjemahkan semua impuls sensorik menjadi sensasi. Misalnya sensasi rasa sakit. Makanya dia masih bisa ngerasa sakit walo lumpuh.

  11. Pov nya seo semua. Jadi penasaran sama kyuhyun nya. Ntah knp aku berkhayal kalo nanti kyuhyun itu bisa kek manusia. Maksudnya dia itu gak bakal di atur sama program(?) Aneh ya
    Argh :3 next aja lah intinya critanya bikin kepo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s