Daily Life of Cho’s Couple #7

“Sepotong cerita Kyuhyun dan Seohyun pasca menikah”

Daily Life of Cho’s Couple

|diambil dari akun saya “shujeong”|seokyu|fluffy-romance, drabble-series|penokohan tidak sesuai kenyataan|sorry :”(|

3-mary-and-brendons-westminster-hall-wedding-by-joseph-hall-photography

#7

 

Kyuhyun jalan bolak-balik persis seperti setrika.

Untung saja basement parkir mobil sedang sepi, sehingga tak ada yang memergoki kelakuan CEO tampan beristri itu. Awalnya, ia berencana menjemput Seohyun untuk makan siang bersama—mumpung pekerjaan di kantor tak sebanyak hari biasa. Jadi ia bisa break untuk keluar makan siang sebentar. Rencananya berjalan mulus—hampir sebenarnya. Sampai ia mematung di depan toko Seohyun selama dua detik lalu memutar balik.

Dan di sinilah ia sekarang, di basement, seorang diri, di tengah sepi dengan tangan mengantungi hape.

Jangan lupa juga sekarung pikiran liar yang kini berseleweran di kepalanya pasca memergoki sang istri, Seohyun tengah berduaan dengan Donghae.

Istrinya tidak mungkin selingkuh, bukan?

Seingat Kyuhyun, Seohyun sendiri yang bilang kalau wanita itu benci tukang selingkuh. Lalu, apa itu berarti Donghae yang memaksa datang kemari? Pria itu bisa saja memaksa istrinya untuk bertemu secara pribadi. Apalagi sejak kejadian mogok mobil dua bulan yang lalu, Kyuhyun tidak memperbolehkan Seohyun untuk berhubungan dengan Donghae lagi.

Ah, pasti begitu.

Sekarang apa yang harus Kyuhyun lakukan? Apakah ia harus masuk ke sana lalu menonjok muka Donghae? Opsi yang tidak mungkin, karena Kyuhyun pasti kalah telak jika disuruh melawan Donghae satu lawan satu. Miris memang, namun itulah kenyataan—ia lebih lemah dari Donghae dalam hal fisik. Apalagi rival sekaligus mantan kekasih istrinya itu, dulu adalah atlit taekwondo pemegang sabuk hitam, membuat Kyuhyun semakin benci sekaligus cemburu setengah mati, astaga.

Mungkin Kyuhyun bisa mulai dengan menghubungi Seohyun terlebih dahulu. Tanpa pikir panjang, ia menelpon Seohyun. Wanita bersenyum menawan itu mengucap halo di nada tunggu ketiga. Suaranya terdengar sedikit ceria, seperti kehabisan napas karena banyak tertawa—tolong ingatkan Kyuhyun untuk menambah daftar panjang kebenciannya pada Donghae karena hal ini.

Angel?

Nae, Kyuhyun-ah. Wae geurae?”

“Bisa kau temui aku di basement sebentar?”

“Eh, kenapa? Apa kau tidak berniat mampir ke toko, huh?”

“Sayang, temui saja aku sebentar, okay?”

Seohyun tidak sempat membantah lebih lanjut, lantaran Kyuhyun memilih untuk memutus sambungan secara sepihak. Wanita berambut cokelat kemerahan itu menatap bingung ponselnya, alisnya naik sebelah, mengundang tanda tanya dari Donghae yang diam-diam mengamatinya.

Wae, Hyunie? Apa ada masalah?”

Omong-omong, Hyunie adalah panggilan khusus yang digunakan Donghae setiap memanggil Seohyun. Sama seperti Kyuhyun, yang biasa menggunakan kata Angel, untuk memanggilnya secara khusus.

“Ah, tidak apa-apa. Kyuhyun sepertinya meminta untuk bertemu di basement sekarang juga.”

Basement? Apa dia tidak kemari? Aku sudah lama tidak bertemu dengannya.”

“Aku baru saja ingin bertanya kenapa dia tidak sekalian menemuiku di toko, tapi telponnya sudah dimatikan secara sepihak.” Seohyun mendesah panjang. Ia lalu berdiri dari kursi, bersiap menemui Kyuhyun di basement parkir. “Aku pergi dulu sebentar, Donghae-ya. Kau tunggu saja dulu di sini, aku akan segera kembali.”

Lima menit kemudian, Kyuhyun melihat istrinya yang menawan turun dari gedung toko ke basement parkir untuk menghampirinya. Seohyun mengenakan hoodie merah kebesaran dan celana jins panjang. Rambut panjangnya dicepol satu, walaupun begitu, ia masih tampak luar biasa cantik di mata Kyuhyun.

Angel, kau tidak apa-apa, kan?”

Seohyun bingung luar biasa. Setibanya di basement, Kyuhyun langsung memeriksa setiap inchi tubuhnya lalu menanyai kabarnya.

Apa yang sedang terjadi di sini?

“Sayang, sayang, tunggu dulu, sayang. Astaga, apa maksudmu, Kyuhyun-ah?”

“Astaga, Angel. Tadi kau bersama Donghae, apa kau tadi dipaksa untuk bertemu dengannya?”

“Tidak, Kyuhyun-ah. Aku rasa kau salah paham. Aku memang bersamanya, tapi dia tidak pernah memaksaku. Hari ini dia menemuiku untuk memintaku menjadi wedding organizer acara pernikahannya. Kau pasti tidak percaya, Donghae bilang bulan depan ia akan menikah dengan Jessica. Kau ingat Jessica? Dia dulu sekelas dengan kita.”

Nada bicara Seohyun tiba-tiba berubah menjadi ceria, matanya seolah menyala-nyala dan Seohyun hampir melompat di pelukan Kyuhyun saking bersemangatnya. Perlu waktu beberapa menit sebelum Seohyun selesai bercerita lalu menyandar kehabisan napas di dada Kyuhyun.

“Nah, jadi apa maksudmu menyuruhku menemuimu kemari, hm?”

“Tidak ada.”

“Apa? Tidak ada?” Seohyun mengangkat wajahnya. Memelototi sang suami yang kini terkekeh geli.

“Maafkan aku, Angel. Sepertinya aku tadi sedikit salah paham. Kupikir Donghae memaksa untuk bertemu denganmu. Aku takut kau selingkuh dan tanpa pikir panjang langsung menelponmu tadi.”

“Ya ampun, Kyuhyun. Aku tidak mungkin selingkuh darimu. Lagipula, Donghae akan menikah dengan Jessica, dan aku akan jadi wedding organizer mereka. Seharusnya kau tidak perlu salah paham, Kyuhyun-ah.”

Seohyun mengerucutkan bibirnya. Ia tidak percaya kalau Kyuhyun bisa salah paham sampai seperti ini.

“Maafkan aku, Angel. Lainkali tidak akan ada kesalahpahaman seperti ini lagi. Astaga. Aku tidak percaya kalau aku bisa cemburu karena hal sepele seperti ini.”

Seohyun hanya bisa memutar mata, ketika Kyuhyun memeluknya dan tertawa saat menyadari kekhawatirannya yang tidak berguna. Kesalnya dengan cepat menguap oleh pelukan hangat Kyuhyun. Wangi maskulin pria itu menyelubunginya bagai selimut lembut.

You know what, Angel?”

“Huh, apa itu?”

“Aku cemburu seperti ini, tanda bahwa aku sangat mencintaimu.”

“Cih, gombal!”

Seohyun hendak melayangkan pukulan main-main ke dada sang suami, namun terhenti ketika Kyuhyun dengan cepat menarik pinggang, membawanya merapat, lalu mengecup bibirnya dalam-dalam. Dunia seolah melebur di sekeliling mereka. Hanya ada mereka berdua, dan ciuman yang tercipta.

Tidak menyadari bahwa dari ujung basement, Lee Donghae tengah memutar langkah karena tidak sengaja memergoki mereka berdua. Niatnya, ia ingin menyusul Seohyun karena takut ada apa-apa. Ternyata, ia malah disuguhi pemandangan dua orang yang saling menghisap bibir seolah tak ada hari esok.

“Dasar pasangan penuh hormon.” gerutunya sambil berjalan kembali ke dalam toko.

Untung cuma Donghae, kalau petugas keamanan yang memergoki mereka berciuman, entah apa kata dunia?

.

.

.

.

.

.

.

drabble series (seven) END

/sorry banget lanjutannya lama T^T pendek pula :”( kalau tidak suka ya tidak usah baca, saya ga maksa hehe/

 

 

Iklan

3 thoughts on “Daily Life of Cho’s Couple #7

  1. Kyu bisa aja klo cemburu,kuatin diri donk,datengin langsung trus ngomong…..biar gantle…demi sang bini wkwkwkwk….

  2. Sng deh kisah ini dilanjut.
    Astagah kyuppa klu cemburu lucu ya, berfikirnya ampe kemana mana. Ya ampun klu ciuman liat” tempat ngapa, kn bikin envy yg liat.kkk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s